Sabtu, 11 Agustus 2018

Medical Exchange di Tanta Hospital, Egypt by IFMSA (Part 1 Prolog)


Setelah sekian lama nggak update blog akhirnya balik lagi. Kali ini mau cerita tentang medical exchange ku di Mesir selama 1 bulan. Wait, sebelum cerita tentang kegiatan nya, lebih enak baca prolog nya dulu ya meskipun bakalan Panjang. ohya, kalau ada yang mau baca Medical training ku di Taiwan bisa klik di link ini ya ;)

Oktober 2017
Disuatu pagi pas di jalan mau berangkat kuliah tiba-tiba ngerasa sedih ngelihat billboard di jalan soal Mekah. Belum pernah sama sekali menginjakkan kaki disana dan pengen banget bisa. Alhamdulillah nya pas sampai kampus, baca pengumuman kalau CIMSA lagi buka pendaftaran program medical exchange selama 1 bulan. Setelah melihat daftar negara nya, Mesir adalah satu-satu nya negara yang memungkinkan. Memungkinkan kenapa ? karena kalau aku pilih Mesir, transit pesawat nya bakal di Jeddah Saudi Arabia. Meski enggak sempat ke Mekah, tapi setidaknya bisa sholat dengan jarak lebih dekat ke Ka’bah :”) (Jeddah -Mekah hanya berjarak 2 jam dengan Bus). jadi kalau ditanya kenapa pilih Mesir, ya jawaban nya ini. Selain itu, aku juga pengen banget bisa belajar kedokteran sambil liburan di tempat aku bisa belajar lebih mengenai Islam. Melihat sejarah-sejarah Islam dan mengunjungi tempat-tampat yang disebutkan di dalam Al-qur’an, pasti sangat luar biasa. Dengan semangat itu akhirnya aku siapin semua berkas-berkas yang dibutuhkan, mulai dari motivation letter, CV, nilai-nilai akademis, toefl dan lain sebagai nya. Saking ribet dan mepet nya, aku baru sempat kirim berkas satu jam sebelum penutupan. Begitu berkas selesai dikirim, fiuh lega banget. Tapi seketika itu juga sadar kalau ternyata salah tanggal, deadline nya kemarin malam. Sumpah nyesel parah

Sabtu, 23 Desember 2017

Life Updates




Sudah lama sekali nggak nulis di blog tentang hal-hal kecil yang terjadi setiap hari, mungkin sudah beberapa tahun yang lalu. Ah nggak terasa juga sudah 8 tahun punya blog ini, yang awalnya Cuma iseng, makin lama makin bikin ketagihan untuk selalu nulis. Mungkin sekarang jarang banget yang buka blog dan bisa ‘anteng’ baca tulisan Panjang, karena pasti semua orang lebih milih untuk lihat vlog di youtube. Tapi aku merasa harus tetap nulis, karena dengan nulis apapun itu, aku bisa selalu bercerita, berbagi opini, dan paling nggak sih untuk dibaca beberapa tahun lagi InsyaAllah. Tapi beneran lho, aku seneng banget bisa nostalgia dengan baca tulisan-tulisan ku yang lama, waktu memang nggak bisa kembali, tapi kenangan harus tetap diabadikan, bukan ? 😊. Selain itu, menulis juga bentuk moodbooster dari pelarian rutinitas yang kadang itu-itu aja. Sudah lama memang nggak nyempatin waktu untuk me time dengan baca buku yang bagus di tempat yang tenang dan bercerita lewat tulisan. Maka dari itu, resolusi ku untuk saat ini pengen nyempatin untuk setidaknya seminggu sekali update. Doakan nggak hanya wacana ya!
Okay kita mulai dengan beberapa life updates ya.

Medical Training di Taiwan 6 Last Part (Taoyuan, bye Taiwan and Hello Singapore!)


Setelah perjalanan sekitar 2 jam di bus, sampailah kami di Taouyuan Airport. Bandara ini letaknya di sebelah kota Taipei, tapi banyak yang mengira kalau letaknya benar-benar di Taipei. Sama seperti Bandara Juanda Surabaya yang letaknya di daerah perbatasan Sidoarjo. Turun dari bus dan langsung menuju counter untuk check in, kali ini kami pakai Scoot Airlines, sayangnya waktu check in belum dibuka, masih sekitar 4 jam lagi, lumayan lama memang. Dari counter check in diputuskan untuk ke area food court di lantai bawah, karena sebelumnya nggak sempat breakfast di hotel tadi. Agak menyesal kenapa harus keburu-buru dan pesan bus yang paling pagi, tapi daripada terlambat yakan ?. sampai di area foodcourt, aku agak kebingungan mau makan apa, karena halal food restaurant di pojok sana masih belum buka, jadi nya pilih fast food aja, Burger King here we go!. Aku order lumayan banyak karena bakal lama disini, burger, beberapa paket nugget dan French fries. Sambil makan, aku telponan sama mama (udah kangen rumah banget!). lagi-lagi sempat menyesal kenapa nggak pilih direct flight ke Surabaya, malah ke Singapore dulu. Harus bersyukur 😊 . ohya kebetulan, aku lihat snapgram nya mbak Fanny (Staff ppmb Muhammadiyah, universitasku) baru berangkat ke Singapore juga, aku chat lah siapa tau bisa jalan bareng disana. Dan mbak Fanny malah nawarin aku dan Salsa nginep hotel nya, baik bangeet! Tapi aku dan Salsa ada agenda belanja jadi lebih memilih stay semalaman di Changi. Thankyou mbak Fan 😊
Kita dapet chat dari Mas Yoga, ternyata dia ada di Taoyuan juga, langsung deh kita susulin ke counter check in nya Cathay Pacific. Too bad ternyata dia ketinggalan pesawat, dan reschedule ulang flight nya untuk beberapa hari kemudian. Aneh nya malah seneng, karena ada alasan untuk lanjut liburan hahaha.

Jumat, 15 Desember 2017

Medical Training di Taiwan part 5 (Closing Ceremony, Menyesal, Shopping)





Lanjutan dari PART 1 , PART 2 , PART 3 , PART 4

Sampailah di hari terakhir training. Jadwal pagi ini ada Closing Ceremony yang bakal diadain di city hall Taichung dan kita semua wajib pakai baju formal seperti jas gitu.
Nggak semua ikut closing ceremony, karena beberapa anak Indonesia bakal balik pulang pagi ini juga. Jadi sejak pagi di kamarku udah pada siap-siap untuk ke bandara, sedih sih. Beberapa hari sebelumnya, Antik udah ngusahain untuk mudurin jadwal pulang, telpon pihak maskapai tapi ternyata harus bayar uang sejumlah harga tiket, yah batal extend. Saking pagi nya mesti berangkat, mereka nggak sempat sarapan dulu. Antik pamitan ke roommate dan ninggalin mereka beberapa oleh-oleh dari Indonesia. Setelah itu aku nganter Antik ke lobby, mereka naik bus, aku lanjut ke ruang sarapan.

Medical Training di Taiwan Part 4 (Taichung, Farewell Party, Night Market)




Cerita Lanjutan dari sini yaa PART 1 , PART 2 , PART 3

Well, hari-hari di kampus berjalan seperti biasa. Materi nya full tapi menarik banget, untuk detail nya kurang lebih sama seperti yang udah diceritain di part 3. So aku ceritain hal-hal diluar materi yang terjadi selama disana ya.

Seperti yang sudah aku bilang, kalau aku sama Antik bangun nya lebih pagi daripada roommate yang lain Karena kita butuh waktu mandi dan siap-siap lebih lama, sedangkan mereka punya kebiasaan untuk nggak mandi pagi yang sudah diganti sama mandi malam sebelumnya. Jadi meskipun mepet bangun nya, mereka tetep aja nggak telat. Sedangkan aku sama Antik hampir selalu telat dan dapet bus terakhir. Good banget gak sih haha
Meskipun bangun paling pagi, tapi kita butuh waktu buat mandi, sambil Antik dandan, aku nyetrika jilbab pakai hair dryer (lamaa!), terus bawa-bawa in barang, nge pack kamera, hp, power bank, ipad (alat dokumentasi nya se gambreng ya haha)  dan ngelakuin hal-hal kecil (tapi banyaak) lain nya. Saking telat nya kita mutusin untuk nggak sarapan dan langsung ke lobby. Tapi dengan sweet nya, roommate ngebawain kita beberapa lapis chocolate sandwich yang sudah di bungkus pakai tissue paper untuk kita sarapan selama di bus. Dan dengan perut Indonesia kita yang nggak kebiasa sarapan Cuma gitu doang, akhirnya di nekatin balik ke tempat breakfast hotel untuk makan omelette, nasi, sayur, tempura, salad dan sempetnya ditambah sereal. Harus makan yang bergizi to start a day kan hehe. Karena sarapan nya lumayan ngebut, jadi masih sempet lah ngejar bus yang terakhir. Repot juga kalau sampai ketinggalan, mbak Widiya pernah kayak gitu dan harus sendirian naik taksi ke kampus.


Minggu, 10 September 2017

Medical Training di Taiwan Part 3 (Taichung + Kampus)

Cerita ini lanjutan dari sini ya PART 2 dan PART 3

Dari Taroko Mall kita langsung menuju Chance Hotel Karena sudah mendekati waktu nya registrasi peserta, perjalanan nya nggak begitu jauh hanya sekitar 1km yang bisa ditempuh kurang lebih 10 menitan aja jalan kaki. Begitu sampai di hotel, masih belum banyak peserta yang datang. Beberapa delegasi Indonesia yang lain masih perjalanan dari Taoyuan Airport. Aku langsung isi-isi form peserta, dikasih 1 goodie bag, id card, dan kartu kamar. Ternyata kamar ku ada di lantai yang beda sama Salsa, well its okay lah hehe.
Setelah ambil koper, aku langsung menuju lantai 9. Kamar nya lumayan luas, nyaman, bagus dan bersih. Dari jendela yang besar, aku bisa ngelihat Taichung Train Station 😊 well, se kamar dengan tipe quadruple room ini bakal diisi 4 orang, tenang aja ada 2 bed dengan ukuran queen size.
Sampai di atas baru aku aja yang dateng, dan aku nggak tau siapa aja 3 temen yang lain. Bakalan dari negara mana aja, aku nggak niat tanya daftar nya ke panitia, biar surprise hehe. Mulai lah bongkar-bongkar koper dan nata-nata keperluan seperti sepatu, alat-alat mandi, baju dan lain-lain. Biar beberapa hari ke depan nggak kerepotan kalau harus siap-siap cepat. Nggak beberapa lama kemudian, ada yang ketuk pintu kamar. Roommate pertama! Yeay. Namanya Ruby dari Taichung, dan dia kuliah di Chung Shan Medical University, which is tempat training ku beberapa hari ke depan juga. Saking seru nya ngobrol, mulai dari sistem kedokteran di Taiwan, Indonesia itu gimana sih, sampai makanan-makanan khas Taiwan, kita sampai lupa untuk siap-siap ke acara selanjutnya. Oh ya,aku juga agak kurang enak badan waktu itu, kepala agak pusing dan benda sekitar jadi kayak goyang gitu. Ruby udah bilang untuk take a nap aja sebentar, tapi Karena terlalu pengen explore jadi nya aku bilang aja nggak apa-apa. Padahal aku jalan sampai ke bentuk dan hampir jatuh saking pusing nya ;’) entah kenapa ya, mungkin Karena ini hari pertama menstruasi (tapi sebelumnya nggak pernah gini), mungkin juga masih jetlag apalagi dari kemarin nggak bisa tidur sama sekali di setiap penerbangan, juga nggak nafsu makan, dan aku ada maag akut, dari kemarin makan nasi Cuma 2 kali aja itupun Cuma beberapa suap. Jadi aku ambil obat kram mens dan obat maag.
Setelah itu datang lagi roommate aku namanya Wendy, dia kuliah di kedokteran Taichung tapi universitas nya beda sama Ruby. Dan datang Mutiara Kantika, atau antik, dia dari FK Unpad. Setelah itu kita asik cerita-cerita pakai Bahasa Indonesia, dan mereka asik pakai Bahasa Taiwan. Tapi Karena jadi kepisah-pisah, kita sepakat buat pakai full English aja (dan akhirnya sampai beberapa hari ke depan, meskipun lagi berdua doang, aku sama Antik kebiasa pakai English, sampai kadang kita ngomong “ih harusnya ngomong indo aja ya” ahahaha).

Kita bongkar-bongkar goodie bag, isi nya macem-macem. Ada booklet yang isi nya rundown acara, dan informasi-informasi lain, terus note, mosquito spray (gaada nyamuk sih, buat jaga-jaga aja), beberapa obat-obatan, dan ID Card yang keren Karena di balik kartu nya itu ada easy card, jadi itu easy card yg sudah di personalized dengan nama kita masing-masing. Yeay. Easy card itu kartu yang bisa dipakai untuk naik bus, naik kereta, dll. Dan ada pengumuman kalau kita harus kumpul di Lobby jam 5 sore, Karena ada Opening Ceremony, sedangkan sekarang sudah jam setengah 5 sore. Aku yang gerah banget habis jalan-jalan pengen langsung mandi, aku tawarin mereka satu-satu untuk mandi duluan tapi pada nggak mau. Antik doang sih, tapi dia nyuruh aku duluan Karena masih mau beres-beres.

Minggu, 03 September 2017

Medical Training di Taiwan Part 2 (Jakarta + Malaysia)

Lanjutan dari PART 1

H-1 berangkat sebenernya aku belum packing yang bener-bener, padahal Salsa udah dari 3 minggu sebelumnya. Kebayang nggak sih, ya sebenernya kalau pergi jauh dan lama, waktu ideal packing ya segitu. Kalau semuanya sudah proper, perjalanan nya juga bakal nyaman kan.

8 Agustus 2017
Hari ini pesawatku berangkat sekitar jam 1 siang dari bandara Juanda ke Soekarno Hatta by Batik Air. Tapi pagi nya aku masih ada lomba Goldarhes yaitu Lomba Teknologi Tepat Guna (LTTG) yang diadain sama pemerintah kota Surabaya (Alhamdulillah juara 3). Lomba belum selesai, aku sudah harus balik ke rumah untuk siap-siap. Sekitar jam 11 an baru berangkat ke Juanda, dan video call an sama Salsa dia baru sampai Toll. Yang anter lumayan heboh sih hehe. Mama ku udah beliin 2 packet isinya full snacks dan cokelat buat kalau kita kelaperan. Sebelumnya mampir ke BNI, untuk masukin duit jajan hehe biar nggak boros kan kalu cash semua. Lagian, yang cash udah ditukerin ke masing-masing mata uang.

TIPS UANG
  • ·         Cek mau ke negara apa aja, dan berapa lama jadi kita bisa kasih estimasi berapa jumlah uang yang ditukerin. Aku kemarin Karena emang rencana nggak bakal belanja di Malaysia, jadi nukar ringgit nya nggak terlalu banyak, Cuma cukup untuk makan aja, beberapa keperluan dan beli beli oleh-oleh cokelat. Terus Karena yang terlama di Taiwan jadi aku spend banyak disitu, kemarin sempat denger kabar kalau mata uang Taiwan yang di money changer Indonesia itu yang seri lama dan nggak bisa dipakai di Taiwan jadi aku Cuma tukar sedikit banget untuk naik bus dan makan, sisa nya aku tukerin jadi US Dollar ntar sampai di kota Taichung baru ditukerin ke bank jadi TWD. Karena US Dollar kan rate nya stabil, dan dimana mana lebih gampang tuker dibanding mata uang dari Indonesia atau negara lain. Terus di Singapore juga lumayan nuker banyak Karena bakal belanja banyak disini.
  • ·         Selalu pakai recehan. Kalau nggak dipakai eman bangeet. Beda sama di Indonesia yang recehan kayak nggak bernilai, kalau diluar tuh recehan nilai nya banyak. Jadi jangan sampai sisa recehan, Karena pas balik ke Indonesia, rata-rata money changer nggak mau kita tukar uang recehan, hanya terima uang kertas.
  • ·         Selalu cek apa kartu atm kita bisa dipakai di negara tujuan. Kartu atm ku seharusnya bisa, tapi entah waktu belanja di Taichung nggak bisa di gesek. Alhamdulillah masih ada kartu dari bank lain.
  • ·         Aktifin mobile banking di handphone, ini berguna bangeeet. Jadi kalau kartu atm kita ngga bisa dipakai, seenggaknya kita masih bisa transfer-transfer pakai ini ke kartu atm lain.

Setelah semua sampai di bandara, ternyata salsa udah masuk duluan dan check in. aku masih foto-foto diluar. Akhirnya masuk buat check in, Karena aku sama salsa nggak barengan, jadi dapet seat nya nggak sebelahan deh. Lumayan deg-deg an juga Karena bakal pergi agak lama, tapi belum kerasa sedihnya sih.

Medical Training di Taiwan (+ Tips Travelling) (Part 1)

Sebenernya males banget buat nulis post ini, Karena pasti bakal panjang banget(klo udah terlanjur cerita, nggak bisa berhenti. Ada aja!). tapi kalau nggak ditulis juga sayang, mungkin ada yang bisa kebantu kalau mau jalan-jalan ke negara yang aku kunjungin hehe. Yah minimal biar nggak lupa detail nya, biar jadi kenangan juga di blog. Oke jadi ini bakal aku bagi beberapa part ya. Here we go!

Well, aku masih semester 2 di kedokteran. Masih newbie banget. Tapi aku pengen banget bikin goals baru buat diri sendiri, yaitu ikutan medical exchange. Mulailah cari-cari info ke CIMSA, dan ada nih exchange sebulan yaitu research exchange. Mulai daftar-daftar, tapi kayaknya bukan rezeki Karena ternyata ada peraturan yang berubah dan inti nya aku telat daftar Karena ada salah informasi. Kecewa banget sih banget, akhirnya demi mengobati kecewa, aku cari-cari lah event terdekat di CIMSA. Ternyata ada 2, yaitu Medical Training di Taiwan yang diadakan oleh FMS Taiwan dan IFMSA (International Federation of Medical Students Associations). Mulai lah apply ngumpulin berkas-berkas dan form, itu udah H-beberapa jam penutupan Karena emang dapet info nya barusan:”) aku bener-bener baru submit berkas kayaknya H-beberapa menit deh saking telatnya. Nunggu pengumuman beberapa hari, sampe deg-deg an banget. Di suatu pagi, ada notif email masuk, padahal you know lah notif email kan pelan banget tapi aku langsung bangun Karena terlalu ngarep itu dari Taiwan. Dan ya bener aja, meskipun mata ku belum kebuka sepenuhnya, aku paksain liat dan Alhamdulillah LOLOS 😊 seneng parah. Langsung kabarin orang tua dan yeaaay. singkat cerita, pihak kampus support banget, mulai dari dekan hingga rektor. Lihat jadwal, Alhamdulillah training nya waktu liburan semester jadi nggak perlu izin libur kuliah dan sekalian extend jalan-jalan.

Senin, 01 Mei 2017

Thankyou Koran Surya!

Hari sabtu kemarin, tiba-tiba dihubungi wartawan dari koran Surya untuk wawancara. Kebetulan sempat ketemu sama mbak wartawan ini waktu launching alat Goldarhes (more about this later hehe). Kalau pas itu wawancara untuk Goldarhes, kali ini wawancara mengenai FK dan blog ini;) Langsung dilihat foto nya aja yaa

Senin, 24 April 2017

Juara 2 Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) 2017!




Sebenernya nggak kepikiran sama sekali untuk ikutan seleksi Mahasiswa berprestasi (Mawapres) karena kebetulan aku baru semester 2 juga disini (di ITS harusnya dah semester 6 LOL). Jadi menurutku masih kurang lah pengalaman-pengalaman untuk bisa jadi juara. Pertama tau seleksi mawapres dari Anka, karena di kampus dia udah mulai nih seleksi nya (seleksi serentak semua kampus secara nasional), aku nya aja yang kurang update. sampai besok nya pas shooting NetTV ketemu pak Jujun, dan disitu di kasih info kalau ada seleksi mawapres yang mana penutupan pendaftaran nya besok. Okay, thanks :) Mana persyaratan nya lumayan banyak dan nggak mungkin hanya dikumpulin satu malam. Tapi aku mikir, ah pasti bisa, jangan nyerah dulu kalau belum berusaha. Baca-baca pesyaratan, yaitu ada minimal IPK >3,00, bukti-bukti prestasi, dan menulis karya tulis ilmiah atau penelitian dengan tema peningkatan produktivitas ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkarakter unggul, aku pilih topik kesehatan sesuai jurusan ku.
Masalahnya adalah KTI nggak mungkin hanya dibuat dalam satu malam dong, Alhamdulillah nya aku semester lalu pernah ikut lomba IPI dan nggak lolos karena nggak memenuhi persyaratan administrasi, tapi sebenernya nilai KTI ku sendiri termasuk tinggi bahkan menyamai yang juara 1. Jadi aku pakai KTI itu untuk seleksi kali ini, dengan diubah bagian-bagian yang kurang. Untuk syarat kedua yaitu IPK, alhamdulillah jauh diatas persyaratan minimal, jadi tinggal cetak hasil studi aja sama minta tanda tangan dosen wali. tapi tetep susah sih karena dosen wali ku pak rektor yang pasti beliau sibuk. Untuk sertifikat prestasi, aku googling ternyata tingkat perolehan sertifikat itu mempengaruhi nilai, jadi banyakin sertifikat akademik tingkat nasional nya atau internasional (harus yang juara, bukan hanya peserta) aku pakai sertifikat olimpiade, ditambah grand final PIM dll. karena pengen lengkap, aku tambahin sertifikat toefl (bahasa inggris syarat wajib mawapres), hasil nilai english club, sertifikat kepanitiaan sewaktu di ITS (kepanitiaan seminar, dll). untuk non akademik aku sertakan sertifikat juara nasional paskibra, organisasi aku sertakan SK kepengurusan BEM, terus sertifikat keahlian dll, sama pernah jadi volunteer di beberapa kegiatan, ohya dan aku juga minta surat keterangan sebagai Duta kampus.

Photoshoot Duta Kampus!



Sebenernya ini cerita udah agak lama, kira-kira bulan november tahun lalu hehe. Jadi cerita nya aku, salsa, frando ikut seleksi duta kampus. Seleksi nya seputar pengiriman berkas, wawancara dan diklat. Alhamdulillah nya lolos. Tugas nya seputar promo in kampus sih dan beberapa tugas lain nya, kebetulan juga aku sudah ada blog ini dan line @dii9534n  jadi yang mau tanya seputar FK atau kampus ku boleh chat langsung :)

Nah salah satu proyek duta kampus yaitu photoshoot untuk keperluan publikasi seperti di brosur, kalender, web dll.

Hari itu sebenernya tanpa persiapan sih, pulang kuliah langsung foto, jadi muka nya masih dikit-dikit kucel hehe. Ini dia hasilnya

Thankyou Sindo!

Bulan Maret lalu sempat dihubungi mbak Fanny perwakilan PPMB kampus untuk di wawancarain sama koran SINDO, aku iyain aja, wawancara nya sekitar aktivitas aja sama tips-tips kesehatan gitu. Besok nya langsung terbit deh, tapi hari itu kebetulan ada acara sampai malam jadi nggak sempet cari koran nya hehe. Alhamdulillah di kirimin soft copy nya sama mbak Fanny. Thankyou Sindo!


Sabtu, 20 Agustus 2016

Les FK Kedokteran dan Biologi Kimia!


Hai mau kasih info aja siapa tau berguna untuk yang mau masuk Fakultas Kedokteran / FK. Sekarang Smart Medical Course lagi membuka pendaftaran:)

Program Smart MedCourse


F.A.Q

-Apa Smart Medical Course itu ?
*Smart Medical Course adalah Lembaga bimbingan belajar persiapan tes Fakultas Kedokteran


-Apa saja Program Smart Medical Course ?

* Terdapat 2 program, yaitu 


1. Medcourse, Untuk siswa/siswi SMA yg ingin mengenal pelajaran FK, akan diberi materi" dan Basic Skills lab. Sehingga ketika nanti nya berkuliah di FK akan lebih siap dalam menerima materi" yang diberikan. 

2. Les Biologi, Kimia, Untuk siswa/siswi SMA yang ingin mempersiapkan diri untuk Tes SBMPTN, UN, Tes FK atau ingin dibimbing dalam pelajaran" sekolah. 


-Siapa sajakah tutor di Smart Medical Course ?
* Tutor di Smart Medical Course berasal dari beberapa FK di Indonesia (FK UNAIR, FK ATMA JAYA dll) dan telah berpengalaman di bidang nya 


-Smart Medical Course terdapat di Kota mana ?
*Kami baru mempunyai 2 cabang, yaitu Jakarta dan Surabaya


Jadi untuk kalian yang mau tau pelajaran pelajaran FK, ikut program MedCourse. Les nya akan dilaksanakan di Klinik Umum dan ada sesi basic skills lab lho:) Nah untuk yang mau persiapan Ujian SMA/SMP, UN, SBMPTN kelas berapapun bisa ikut les pelajaran Biologi & Kimia, dengan tentor yang berpengalaman di bidang nya.

Biaya Sebagai Berikut

Minggu, 15 Mei 2016

Cerita Tes Kedokteran FK Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya)

Barusan buka blog dan balesin komen satu persatu, maaf kalau lama ya balesnya karena kemarin memang lagi nggak buka blog. Untuk yg mau tanya tanya seputar FK bisa chat line aku di @dii9534n semoga bermanfaat! sharing is caring. Ohya buat yg mau tes FK UHT bisa cek cerita ku disini

FK UM Surabaya. Sumber Gambar disini


Sebenernya nungguin FK UM Surabaya buka pendaftaran itu sudah lama, karena aku pernah olimpiade disana dan dapet info kalau FK bakal segera dibuka. Akhirnya tahun 2016 ini FK resmi dibuka, langsung aku cari info pendaftaran dll. Aku ikut yang gelombang pertama, dan ujian tanggal 27 April 2016. untuk info lengkapnya bisa ke website UM Surabaya. Ohya, tahun pertama ini hanya menampung 50 mahasiswa.

Well lanjut ke cerita aku tes aja ya, karena aku insecure yang diterima hanya 50 mahasiswa untuk tahun ini, yang berarti di gelombang pertama mungkin hanya menerima 10-15 mahasiswa, hampir setiap hari aku telpon bagian pendaftaran untuk tanya jumlah pendaftar sekarang LOL banget kan, hingga mendekati hari ujian aku telpon yg daftar hanya 23 peserta. lega banget deh, sejak itu aku nggak telpon" lagi karena kan mau mendekati ujian jadi ya nggak mungkin bertambah drastis. Sampai H-1 ujian aku baru nyadar kalau kartu peserta ku hilang, dan mau nggak mau harus ke UM buat cetak kartu lagi. sampai di tempat pendafataran kok ternyata peserta nya jadi 154 orang. sumpah shock banget:)) dan sampai rumah langsung belajar gila-gilaan. realita sama ekspektasi nya beda haha. yasudah aku langsung belajar lebih giat lagi, nggak mau membuang waktu sama sekali. sampai hampir nggak tidur semaleman, dan ketiduran di lantai sama buku buku. bangun pagi setelah siap siap, langsung belajar lagi bahkan di mobil juga belajar. sampai waktu daftar ulang, muntah di toilet:)) mata udah keliyengan dan pusing ditambah perut sakit karena deg deg an:)) lengkap deh. karena waktu sudah mepet, aku langsung menuju aula tempat ujian. Alhamdulillah duduk paling depan, jadi bisa isi identitas di LJK awal", soalnya ngisi identitas LJK tuh malesin banget buat aku. ngelingkarinya harus bener" pas, kalau nggak suka aku hapus lagi, isi lagi, hapus lagi wkwk biar nggak salah saat di scan. Setelah soal dibagikan dan mulai mengerjakan, ternyata soal ku SUSAH. ya mungkin efek panik kali, apalagi template soal nya persis SBMPTN, bener +4 salah -1 kosong 0  tapi aku coba tenangin diri dan mulai menelaah (bahasa nya haha) soal satu persatu dan dikerjain se maksimal yg aku bisa, apalagi waktu nya mepet banget. yang diujikan pelajaran matematika, fisika, kimia, biologi, bahasa indonesia, bahasa inggris.

Rabu, 27 Januari 2016

Ide Baru: Vlog!

Setelah sekian lama absen dari nulis nulis blog, akhirnya kepingin lagi untuk nulis disini. yah memang dasarnya suka nulis dan suka banyak ide yang mengendap, tapi apalagi kalau bukan karena males yang menghambat semua nya. tapi akhir akhir ini juga lagi sibuk, belajar, bisnis, pemotretan wkwk, dan lain lain. Nah kali ini, aku pengen buat sesuatu yang beda, yaitu bikin Vlog. sebenernya aku bikin ini karena terinspirasi dari temen aku di ask.fm dan juga lihat vlog nya kak Fathi Nrm yang aku suka :)

Youtube Kak Fathi Nrm


Tujuan bikin vlog apa kak ?
sebenernya sih iseng aja, dan memang pengen aja mendokumentasikan momen momen di hidup ku hehe. Biar beberapa tahun lagi bisa dilihat lihat. intinya sih buat konsumsi pribadi tapi semoga bermanfaat untuk yang nonton :)

Bikin Vlog apaan kak ?
yang pasti daily vlog, dan tutorial" mengenai fashion. Sekarang aku lagi ikut sekolah modelling, yang ilmu nya mencakup tentang catwalk, public speaking, make up, dll. Jadi di vlog supaya bisa sharing ilmu

Yakin nih mau bikin daily vlog ? blog aja jarang di update
Semoga nggak males wkwk, namanya masih merintis ya harus rajin lah ya :) dan setiap ada update an vlog, akan selalu ada update an blog

Apa aja sih yg kakak siapin untuk bikin vlog ?

1. bikin akun di youtube
2. bikin konsep mau seperti apa ntar vlog nya
3. siapin alat alat
4. siap tahan malu depan umum, karena bawa dan ngomong di depan kamera kemana mana

Alat alat apa aja kak ?
yang pasti kamera, laptop, wifi

Aku mau cerita nih, setelah melihat lihat vlog di youtube, rata rata kamera nya pada baguuus semua. nah aku juga harus dong nyiapin kamera bagus, dimana mana kan orang lebih seneng lihat video yang jernih gambarnya daripada burem. So, dimulailah pencarian kamera. awalnya mau pakai action cam, tapi saran dari temen temen sih katanya jangan karena nanti suara nggak begitu kedengeran. Yaudah aku cari camera pocket biar enak dibawa kemana mana, tapi si khikas bilang jangan karena kalau cari yang sesuai budget ku dapetnya yang jelek haha. akhirnya yasudah pakai kamera yang ada dulu, pakai fujifilm yang meskipun besar seperti slr" lain, gaapa namanya pemula hehe.

Rabu, 18 November 2015

Festival Hijab-Pemilihan Putri Jilbab Indonesia Nurani 2015

Udah lama nggak nge posting, karena sibuk kuliah dan sebagainya. Tahun ini secara nggak sengaja ikut lomba putri jilbab dari nurani, untuk cerita selengkapnya ada di post selanjutnya ;)

Vote aku untuk jadi Putri Jilbab Favorite, sebanyak-banyaknya, ditunggu yaa. Terima Kasih




Rabu, 06 Mei 2015

Cerita Tes Kedokteran Universitas Hang Tuah (UHT)

Awal nulis ini, gara gara pas mau tes bingung mau tanya tanya pengalaman siapa, cari di google juga nggak nemu, jadi deh semoga kalau ada yang mau tes di uht bisa terbantu yaa. Ohya Untuk yang mau tes FK UM Surabaya atau FK Muhammadiyah bisa baca cerita ku disini. Untuk yg mau tanya tanya seputar FK bisa chat line aku di @dii9534n semoga bermanfaat! sharing is caring


Sumber Gambar disini



Pertama kali tau UHT buka pendaftaran pas mau lewat ke keputih, terus ada deh spanduk nya dibuka gelombang pertama. langsung bikin note di kepala, harus cepet cepet daftar. tapiii berminggu minggu kemudian kelupaan lah dan baru inget menjelang akhir akhir hari penutupan. akhirnya berangkat lah aku ke uht, deket banget sama kampus aku di ITS tinggal nyebrang aja lewat medcen hehe. nah aku harus siapin berkas berkas seperti foto berwarna, fotocopy ijazah yang dilegalisir, form uang gedung (yang aku isi pas minimal seperti di brosur), dan uang pendaftaran. terus berkas tersebut dikumpulin ke lokasi pendaftaran, pas itu nggak penuh penuh amat jadi antri nya nggak lama. Setelah nama ku dipanggil, aku kasih berkas tersebut dan diambil sidik jari ku buat absensi waktu ujian.

Kamis, 18 September 2014